Rabu, 16 Agustus 2017

Menunggu Chat-Mu Sebelum Tidur

Tidur tanpa kabar darimu,Aku menjadi gelisah dan resah
Cemas ada,sedikit curiga juga ada.
Sebab,Kau tidak biasa lambat balas pesan,selalu cepat merespon dan memberi kabar.Tetapi,akhir-akhir ini  Kau tidak lagi chat mengucapkan selamat pagi atau mengirimiku foto secangkir kopi mu.
Akhir-akhir ini chatmu semakin berkurang dan semakin jarang,saat Aku coba chat mencoba ngobrol jawaban mu hambar seperti terpaksa dan tidak suka Aku chat

Terkadang chatku hanya di baca saja dan banyak di tinggal,memang benar karena kesibukan atau justru cuma alasan
Jika memang benar banyak kerjaan,kenapa tidak bilang seperti dulu yang sering Kamu lakukan (bentar yaa masih ada kerjaan nanti Aku wa lagi)
Aku memikirkan mu,tapi apa Kamu masih mengingat ku???

-Perubahan Sikapmu-


Jumat, 04 Agustus 2017

Aku Di Gunung Kelud

Jam 03.00 Aku pamit yaa,prewedding keponakan di Gunung Kelud.
Harus sampai di tempat sebelum matahari terbit,agar dapat hasil yang maksimal.
Sampai di parkiran Gunung Kelud semua crew sarapan ngopi sekalian prepare dan breafing,belum naik aja cuacanya udah dinginnnn.

Ada sekitar 18an orang,crew nya lumayan banyak sihh,Tyo juga ikut yg bawa Motor untuk property prewedding.
Kakak juga ikut mendampingi teman-temannya yang menjadi crew.

Sampai di atas,Ya Allah dinginnya Maz,semuanya gak ada yang gak kedinginan,sampai kayak bergerak dikit aja gak berani.Untungnya Aku bawa jaket walau gak bisa menahan dinginnya.
Semua crew cemas karena kabut tetap ada semua berdoa semoga kabut berlalu dan hari ini bisa dapat hasil sesuai yang di harapkan.

Ehh di saat kedinginan ada Bapak-Bapak yg ngojek kami ke atas membuat api unggun,lumayan walau buat apinya terlambat kenapa gak dari beberapa jam yg lalu sihhh Pak.

Alhamdulillah sesi pengambilan video dan photo berjalan baik,cuaca bersahabat.
Maaf,kalau Aku masih saja mengajak mu berbicara padahal Kamu sudah tidak menyukai ku lagi.
Di dalam keadaan apapun Aku masih mengingat mu.










-At Gunung Kelud-
(Saat menunggu pengambilan video)

Selasa, 01 Agustus 2017

Rindu Dalam Diam

Rinduku masih selalu berada di singgasananya.
Rindu yang selalu mengantarku berjalan ke arahmu.
Rindu yang tidak bisa aku pendam. Ya,rindu ini selalu ingin berada disampingmu,berjalan denganmu, mendengar canda tawamu,dan melihat senyum terindahmu.
Taukah engkau, ketika aku melihat warna jingga yang selalu mengantarku pada malam yang sepi? Yah, seakan aku melihat sosok dirimu dikejahuan sana memberikan senyuman indahmu untukku.
Tahukah engkau wahai senja?
Dalam do'a, aku selalu menyebut namamu. Entah yang ke berapa sekian kalinya aku menyebut namamu dan tidak akan pernah bosan,semakin memuncak.
Do'a sudah melangit...
Ya, semoga do'a itu sampai keatas sana dan menuju kepadamu.